[Saduranku] Ruang di Antara Jari Kita Dibuat Untuk Tempat Jari Pasangan Kita

Janganlah terlalu baik…

Karena aku akan merindukanmu

Janganlah terlalu perhatian…

Karena aku akan menyukaimu

Janganlah terlalu manis…

Karena aku akan jatuh cinta padamu

Sulit bagiku untuk tidak mencintaimu

Untuk apa yang telah kita lakukan bersama

 

Seseorang yang dapat membuatmu mencintainya

Sebenarnya adalah orang yang sangat mencintaimu

Lebih dari kau mencintai dirinya

 

Jika seseorang datang dalam kehidupanmu

Tetapi untuk beberapa alasan dia tidak dapat tinggal,

Janganlah bersedih hati…

Tetapi, bergembiralah karena itulah jalan hidupmu

Mungkin suatau saat nanti dia akan membuatmu bahagia

 

Jangan memalingkan cinta

Tatkala cinta itu sudah ada di hadapanmu

Janganlah mengelak cinta

Karena bila kamu melakukannya,

Suatu saat kamu akan memikirkannya lagi…

 

Mengapa kau biarkan cinta itu berlalu

Ketika cinta itu dulu pernah ada di sebelahmu

Penyesalan terbesar dalam kehidupan kita

Adalah konsekuensi yang tidak kita ambil

Jika kamu berpikir sesuatu hal yang dapat membuatmu bahagia,

Maka, lakukanlah…

 

Ingatlah bahwa kita hidup di dunia ini hanya sekali

Ada banyak bintang di langit

Tetapi hanya ada beberapa bintang yang kelihatan berseri – seri sinarnya

Untuk mendapatkan perhatianmu

 

Di antara bintang – bintang yang kamu lewati

Hanya ada satu bintang

Yang memancarkan sinarnya yang terang secara terus – menerus untukmu

Sekalipun hanya pandangan sekilas darimu

Akan selalu teringat sinarnya

 

Sungguh lucu bagaimana kita selalu memilih – milih

Untuk orang yang kita anggap tepat untuk dapat kita cintai

 

Meskipun tak sesuai dengan kemauan kita

Kita tahu bahwa orang yang benar – benar kita cintai akan selalu menjadi pengecualian

Cinta dapat membuat dirimu bahagia

Sekalipun pernah melukai hati kita

 

Tapi cinta itu adalah sesuatu yang sangat spesial

Jika kau memberi cinta untuk dirinya,

Maka cinta akan menjadi sesuatu yang berharga

 

Cinta itu seperti memainkan Piano

Pertama, kamu bermain dalam aturan – aturannya

Kemudian, kamu pasti melupakan aturan tersebut

Dan akan memainkannya dengan perasaanmu

 

Cinta itu harus dimiliki dengan keteguhan hati

Untuk bercinta bahkan sampai kamu kehilangannya sampai akhir

Daripada tidak pernah mendapatkan cinta

Karena kau terlalu takut untuk menerima tantangan…

 

Ruang – ruang di antara jari – jari kita

Dibuat untuk tempat jari – jari pasangan kita

Untuk mengisi ke dalam jari – jari kita…

Diterbitkan di:  on Mei 16, 2008 at 4:28 pm Tanggapan (1)
Tags: , ,

[Saduranku] Jika Saja…

Jika kamu memancing ikan…

Setelah itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu.

Janganlah sesekali kamu melepaskannya kembali ke dalam air begitu saja.

Karena ia akan sakit karena ketajaman mata kailmu, dan mungkin ia akan

menderita selagi ia masih hidup…

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang.

Setelah dia mulai menyayangimu, hendaklah kamu menjaga hatinya.

Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja.

Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu

Dan mungkin tidak akan dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu.

 

Jika kamu menadah air…

Biarlah mendapat sedapatnya,

Jangan terlalu mengharap pada kedalaman lengkungannya

Dan janganlah menganggap wadah itu begitu kokoh.

Cukuplah menadah sesuai kebutuhanmu.

Apabila wadah itu sekali retak,

Terlalu sukar bagimu untuk menambalnya kembali menjadi seperti semula.

Akhirnya kamu akan membuangnya.

Sedangkan jika kamu mencoba memperbaikinya,

Mungkin kamu masih dapat mempergunakannya lagi.

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah apa adanya.

Janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa..

 

 

Anggaplah dia manusia biasa.

Bila tidak, apabila sekali dia melakukan kesalahan,

Tidak mudah bagi kamu untuk menerimanya.

Akhirnya kamu akan kecewa dan meninggalkannya.

Sedangkan jika kamu memaafkannya, boleh jadi hubungan kamu akan terus

hingga ke akhir hayat.

 (dari sebuah Bulletin Board suatu situs pertemanan)

Diterbitkan di:  on at 2:52 pm Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: ,

[Curhatku] Aku Milikmu (by Dewa19)

******************************************************

Terdengar lirih bisikanmu,

di antara bayang-bayangmu

Terucap kata cinta, yang dulu tersimpan,

dan tak mau pergi, Uhh…

 

Sekejap cinta yang terjalin,

dan menjadi sebuah cerita,

yang tak mungkin terlupa, terukir dihati,

dan tak mau pergi…

 

Mungkinkah kumiliki,

cinta seperti ini lagi

Jangan biarkan aku,

kehilangan dirimu

 

Coba dengarkanlah sumpahku, (janji suci)

dari hati,

aku cinta kamu…

Jangan dengar kata mereka,

yang tak ingin kita satu,

yakinkan aku milikmu,

aku milikmu

 

Jalinan cinta tulus suci,

terpadu terikat erat,

Jangan terpisah lagi,

waktu kan menguji,

cinta kita berdua

 

(Aku Milikmu – Dewa 19)

 

*******************************************************

 

Suatu saat, ada seseorang yang menanyakan pendapatku tentang lagu itu. Lalu, kuputuskan untuk mencari tahu tentang liriknya… dan… dapatlah aku.

 

So sweet… “, itu yang aku katakan. Karena, memang benar-benar manis kata-kata yang ada dalam syair lirik lagu Dewa 19 itu. It’s really really sweet… for me.

 

Tiba-tiba, aku memikirkan lirik-lirik Dewa 19 itu…

 

Terdengar lirih bisikanmu,

di antara bayang-bayangmu

Terucap kata cinta, yang dulu tersimpan,

dan tak mau pergi…

 

Bisikan yang manakah itu? Dan, kata CINTA itu… Terucap kepada siapa?

 

Sekejap cinta yang terjalin,

dan menjadi sebuah cerita,

yang tak mungkin terlupa, terukir dihati,

dan tak mau pergi…

 

Walaupun mungkin CINTA yang terjalin itu hanya sekejap, tapi… akan tetap menjadi sebuah cerita indah yang akan tersimpan di dalam hati, di tempat yang spesial.

 

Mungkinkah kumiliki,

cinta seperti ini lagi

Jangan biarkan aku,

kehilangan dirimu

 

Jika kehilangan CINTA itu, mungkinkan akan mendapatkan CINTA yang seperti itu lagi? Akankah mendapatkan rasa yang sama lagi…? Akankah dirinya merasakan kehilangan itu, jika aku pergi?

 

Coba dengarkanlah sumpahku, (janji suci)

dari hati,

aku cinta kamu…

Jangan dengar kata mereka,

yang tak ingin kita satu,

yakinkan aku milikmu,

aku milikmu

 

Sepertinya, belum pernah ada janji yang terucap kepadaku…

Apa yang dikatakan oleh mereka-mereka, sudah tidak terlalu dipedulikan… Apapun yang dikatakan…

Bagaimana mungkin bisa aku meyakini bahwa dirinya milikku, jika dirinya sendiri belum pernah meyakinkan aku (dan juga dirinya sendiri) bahwa dirinya milikku?!

 

Jalinan cinta tulus suci,

terpadu terikat erat,

Jangan terpisah lagi,

waktu kan menguji,

cinta kita berdua

 

Yeah… Pada akhirnya hanya waktu yang bisa menjawab semuanya. Hanya waktu yang akan memberikan jawaban pada kita berdua.

Diterbitkan di:  on at 11:12 am Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: