RSS

[Ceritaku] Kebaikan ver 3.0

05 Aug

Pagi ini, sama seperti pagi-pagi lainnya, adalah hari Senin. Yah… sama seperti hari-hari Senin lainnya, bahkan mungkin saja sama seperti hari-hari yang lain. Yang membedakan adalah, hari ini aku bangun tidur dan bingung memikirkan bagaimana-aku-harus-berangkat-ke-kantor-dan-naik-apa. Mengapa? Ya karena sepeda motorku sedang dipinjam oleh adik laki-lakiku untuk keperluannya mendaftar sekolah – baca: perguruan tinggi, ye –.

Selesai mandi pagi, aku coba melihat ke kamar adik kosku, C, untuk memastikan apakah dia sudah bangun. Ternyata, sewaktu aku lihat pintu kamarnya masih tertutup rapat, yang artinya mungkin saja dia belum bangun tidur.

–          FYI, C ini yang sering aku mintai pertolongan untuk berangkat ke kantor jika sepeda motorku dipinjam adik laki-lakiku, ye

Mungkin C masih tidur…”, pikirku. Lalu, aku tunggu 30 menit.

Setelah itu, aku kembali melihat ke kamarnya, dan masih saja belum ada “tanda-tanda kehidupan”. Dan ternyata, aku baru tahu kalau C ini masih ada di Magelang untuk keperluan pekerjaannya.

Ehm… Okay… berarti aku harus berangkat sendiri kali ini…”, simpulku.

Tak lama kemudian, aku sudah siap untuk berangkat ke kantor dan menuju ke pintu pagar kosku.

Lho… naik apa mbak?”, Tanya K, adik kosku yang lain.

Naik angkot, bemo. Yo lagi iki aku budhal kantor numpak bemo… hehehehehe…”, jawabku sambil terus berjalan.

–          Ya baru kali ini aku berangkat ke kantor naik bemo

Tak lama…

Mbak… Mbak Ye…”, aku mendengar suara memanggilku. Sewaktu aku menoleh, ternyata K yang memanggil namaku.

Naik motorku aja ta Mbak?”, tawarnya.

Ga papa ta?”, tanyaku.

Ga papa Mbak.”, jawabnya sambil kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil kunci motornya.

–          FYI again, si K ini naik kendaraan pribadinya yang lain.😀 –

Dan kemudian… aku berangkat ke kantor dengan naik sepeda motor… walaupun sepeda motor pinjaman.

Alhamdulillah… Terimakasih Ya Allah… ENGKAU telah memudahkan hamba-MU ini dalam menuju perjalanan ke kantor.

Semoga semua urusan K hari ini lancar.…. Amin…“, batinku

K… mungkin aku tidak bisa membalas kebaikan yang kamu berikan ke aku. Aku hanya bisa mengatakan…

Lemah teles…

GUSTI ALLAH sing mbales…

Thanks a lot K… for your kindness…

 
Leave a comment

Posted by on August 5, 2010 in Ceritaku

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: