RSS

[Ceritaku] Hujan dan Secangkir Kopi

06 Mar

…….

Hening.

Hanya suara gemericik hujan di luar jendela yang terdengar samar-samar. Hanya kepulan asap dari secangkir kopi di hadapanku yang seolah berlomba-lomba menjadi yang tertinggi.

Kuhisap wangi aroma kopi itu. Kuteguk sedikit.

…….

Hening. Masih.

Entah sudah berapa lama aku duduk termenung di meja ini. Sendiri, dalam sebuah kedai kopi. Memandangi hujan yang turun deras.

Rinai hujan di luar sana pun seakan berlomba-lomba untuk sampai ke bumi. Berlomba-lomba siapa yang bisa lebih dulu membasahi tanah maupun aspal jalanan.

Tunggu… tak hanya rinai hujan yang saling berlomba dan saling mendahului turun. Tak kurasa, air mataku pun mengalir. Membasahi pipi.

Seolah ia ingin ikut berlomba-lomba dengan rinai hujan itu.

Pandanganku menerawang ke arah hujan di luar sana. Pikiranku pun seolah ikut berlari, tak tentu arah.

Tidak… Tidak… Salah… Salah…

Pikiranku bukan berlari tanpa arah. Pikiranku punya arah tujuannya. Ternyata. Dan itu adalah… Kamu.

Ya… Kamu. Hanya kamu.

…….

Hening. Lagi-lagi masih keheningan yang kudapatkan di sini.

Tiba-tiba, ada rasa sakit yang terasa. Seolah ada pisau yang menyayatnya.

Perih. Seakan ada ribuan belati yang menghunjam.

Kucoba cari di mana rasa sakit dan perih itu berasal. Di mana?

Aah… Akhirnya kutemukan. Ternyata dari situ asal rasa sakit dan perihnya. Dia berada di dalam dada. Hati. Ya… H.A.T.I.

Hanya air mata yang menetes. Tak mampu bibir ini untuk menyunggingkan seulas senyuman. Tak mampu mulut ini ‘tuk berkata-kata. Meskipun hanya sepatah.

Kuteguk kembali kopi di hadapanku. “Ah… sudah mulai dingin.”, batinku.

Ada pahit dan manis yang kurasa. Kopi, yang selalu mengingatkanku pada dirimu. Dirimu yang selalu ada dalam hati. Hati yang selalu merindukanmu. Seorang.

Ingin rasa ‘tuk berlari padamu. Ingin hati ‘tuk memelukmu. Aah…

“…….”

Hening.

Hanya itu yang kurasa saat ini. Sendiri. Ditemani secangkir kopi dan rinai hujan di luar sana.

Dan… Aah…

Air mata ini.

 
1 Comment

Posted by on March 6, 2012 in Ceritaku

 

Tags: , , , ,

One response to “[Ceritaku] Hujan dan Secangkir Kopi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: