RSS

[Curhatku] Dua Sendok Kopi, Dua Sendok Gula

17 Jul

***

Kepulan asap dari secangkir kopi panas yang ada di hadapanku terlihat seolah-olah berlomba ingin menjadi yang paling pertama terlihat di depan mataku.

Aroma wangi kopi panas itu… Hhhmmm… menggoda sekali. Seolah-olah dia merayuku dengan sejuta pesonanya, agar aku tergoda untuk mendekatkan bibirku di bibir… cangkir itu. Dan mengecap sedapnya, pun menciumi aromanya…

Ehm…

Kualihkan pandanganku dari kepulan asap yang masih berlomba-lomba itu, ke arah jendela. Kepulan asap itu seolah tak ingin perhatianku teralihkan darinya. Aku tersenyum.

Pikirku pun melayang. Tak tentu arah. Yah… Sepertinya begitu.

Kuraih handphone-ku. Kucoba periksa, adakah sebuah pesan masuk?

Ternyata tak ada.

Resah? Gelisah?

Ya. mungkin lebih tepat dikatakan seperti itu.

Resah dan gelisah, sambil tetap memandangi halaman depan rumahku, dari balik jendela. Barangkali ada seseorang yang tiba-tiba mampir, alih-alih memberi kejutan padaku.

Hhh…

Aroma kopi itu kian menggodaku. Dalam. Lebih dalam lagi. Semakin menggodaku, tak hanya dengan sejuta pesonanya. Tapi juga dengan segala tipu dayanya, yang (ternyata) tak mampu kutolak pun kutepis.

Sluurrppp…

***

Aah… Dua sendok (kecil) kopi, dua (sendok) kecil gula…

Ya. Itu kesukaanmu jika membuat kopi. Aku mengetahuinya darimu. Karena aku pernah salah membuatkanmu kopi.

***

Dua sendok (kecil) kopi, dua sendok (kecil) gula…

Pikirku pun kembali melayang. Padamu.

Apa yang sedang kau lakukan di sana?

Apa kau sehat-sehat saja?

Baik-baikkah kau di sana?

Ingatkah kau padaku?

Aku… menantimu…

***

Dua sendok (kecil) kopi, dua sendok (kecil) gula…

Panas kopi dalam cangkir itu pun mulai berkurang. Seolah dia bosan menungguku untuk menghabiskannya saat dia sedang penuh gelora.

Tapi…

Tak begitu dengan yang kurasakan padamu…

***

Aah… Dua sendok (kecil) kopi, dua sendok (kecil) gula…

Kapan aku bisa menyajikan secangkir kopi kesukaanmu, yang akan menggodamu dengan aroma dan sejuta pesonanya?

Aku akan bersabar menunggu itu…

Demi satu sendok (kecil) kopi, dua sendok (kecil) gula…

***

 
Leave a comment

Posted by on July 17, 2012 in Curhatku

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: